Di tanah suci, terdapat beberapa tempat yang memiliki keutamaan untuk
melaksanakan ibadah dan mustajab untu berdoa. Bahkan, karena begitu
tingginya keutamaan tesebut, banyak orang yang direkomendasikan untuk
berdoa di tempat tersebut dengan harapan doanya bisa dikabulkan. Nah,
mana saja tempat-tempat tersebut? Berikut penjelasannya.
Inilah Tempat-Tempat yang Bermustajabah Doa
Masjidil Haram
“Shalat di Masjidku lebih utama 1000 kali shalat dibandingkan shalat di
masjid yang lain, kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil Haram
lebih utama 100.000 kali lipat dibandingkan shalat di masjid yang lain”.
(HR. Ibnu Majah)
![]() |
| Masjidil Haram |
Multazam
Dari Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Multazam adalah tempat dikabulkannya doa. Tidak ada satu pun doa
seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan.” (HR. Ahmad dalam
Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347).
![]() |
| Multazam |
Diriwayatkan juga dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Tempat di antara sudut Ka’bah dan maqam Ibrahim adalah Multazam. Setiap
orang sakit yang berdoa di sana pasti akan sembuh.” (HR. Ahmad dalam
Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347).
Maqam Ibrahim
Dalam Kitabnya, Qadhaya al Mar’ah fi al Hajj wa al Umrah, Dr. ‘Ablah
Muhammad al Kahlawi menuliskan bahwa “di antara keutamaan Maqam Ibrahim
ialah dikabulkannya setiap doa yang dipanjatkan di sana”.
Hijir Ismail
Diceritakan dalam kitab Fi Rihaabil Baitil Haram bahwa suatu hari Nabi
Ismail menyampaikan keluhan kepada Allah SWT tentang panasnya kota
Mekkah. Kemudian Allah swt menurunkan wahyu kepada Nabi Ismail AS,
“Sekarang Aku buka Hijirmu salah satu pintu surga yang dari pintu itu
keluar hawa dingin untuk kamu sampai hari kiamat nanti”.
Ya, itulah salah satu keistimewaan dari Hijir Ismail. Tempat yang
terletak antara rukun Syamin dan rukun iraqi ini dipercaya menjadi salah
satu tempat mustajab untuk berdoa. Di sinilah Nabi Ismail as pernah
tinggal bersama ibunya, Siti Hajar, dan keduanya pun di makamkan di
tempat ini. Hijir Ismail dipagari oleh tembok rendah yang disebut juga
dengan al-Hatim berbentuk setengah lingkaran.
![]() |
| Hijir Ismail |
Hijir Ismail merupakan bagian dari Ka’bah. Hal ini telah diperjelas
dengan hadits nabi saw yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah r.a.
Dari Aisyah r.a. katanya, “Aku sangat ingin memasuki Ka’bah untuk
melakukan shalat di dalamnya.” Rasulullah SAW membawa Siti Aisyah ke
dalam Hijir Ismail sambil berkata, ”Shalatlah kamu di sini jika kamu
ingin shalat di dalam Ka’bah, karena ini termasuk sebagian dari Ka’bah".
Oleh sebab itu, jamaah haji yang melakukan thawaf juga harus mengitari
bagian ini. Di samping itu, shalat di dalam Hijir Ismail sama dengan
shalat di dalam Ka’bah.
Ibadah yang dapat dilakukan di dalam Hijir Ismail ialah melakukan shalat
sunat, berdoa dan berzikir. Dalam hal ini, amalan yang dilakukan adalah
aman sunah, tidak ada hubungannya dengan rukun dan wajib haji atau umrah.
Sudut Yamani
Diriwayatkan dari Abu Hurayrah r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Ada 70 malaikat yang memegang rukun Yamani. Barangsiapa berdoa, ‘Ya
Allah, berilah aku ampunan dan kesehatan di dalam agama, dunia, dan
akhirat. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di
akhirat, dan jauhkanlah diri kami dari siksa api neraka’ maka 70
malaikat tersebut akan berkata, ‘Aamiin, kabulkanlah doanya’.” (HR. Ibnu
Majah dalam Kitab Al Manasik, Jilid II, hal. 985)
Shafa dan Marwa
Diriwayatkan dari Jabir dari Abdullah bahwa Rasulullah saw pergi menuju
Shafa hingga melihat Ka’bah, lalu mengucapkan kalimat tauhid, tahmid,
dan takbir sebanyak tiga kali, kemudian berdoa sesuai dengan apa yang
beliau kehendaki. (HR. An Nasa’i dalam Kitab Manasik al Hajj, Jilid V,
hal. 241)
Masjid Nabawi dan Raudhah
“Siapa yang meninggal dunia di Madinah hendaknya dia menerimanya (dengan
bahagia) karena tidak ada orang yang meninggal dunia di Madinah kecuali
kelak aku akan memberi syafaat kepadanya.” (HR. Ibnu Majah dan
at-Turmudzi)
Masjid Nabawi merupakan masjid Nabi saw yang terletak di kota Madinah.
Sebagaimana Masjidil Haram di Mekkah, Masjid Nabawi memiliki keutamaan
yaitu melipatgandakan ganjaran shalat bagi mereka yang shalat di
dalamnya.
![]() |
| Masjid Nabawi dan Raudhoh |
“Shalat di Masjidku lebih utama 1000 kali shalat dibandingkan shalat di
masjid yang lain, kecuali Masjidil Haram...”. (HR. Ibnu Majah)
Orang yang mengerjakan shalat Arbain di Masjid Nabawi akan dicatat
sebagai orang yang bebas dari neraka, siksa, dan kemunafikan (HR. Ahmad
dan Ath Thabrani).
Sementara itu, terdapat sebuah tempat yang merupakan bagian dari
Masjidil Haram dengan julukan taman surga. Tempat ini disebut dengan ar
Raudhah. Ar Raudhah adalah ruang di antara Mimbar dan makam Rasulullah
saw. Tentang keutamaan Raudhah tergambar dalam hadits berikut.
Rasulullah saw bersabda:
“Tempat antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.” (HR. Muslim)




0 Komentar untuk "Beberapa tempat Mustajabah Doa"